Minggu, 25 Desember 2016

Rumah keduaku

          Aktivitas Anak Kos


          Aku adalah mahasiswa PJKR semester 3 di Universitas PGRI Semarang. Aku berasal dari kota kecil dipesisir jawa, tepatnya didesa karas, kecamatan, sedan, kabupaten Rembang jawa tengah.

        Aku ngekos tidak jauh dari kampusku bersama teman seperjuangan SMA ku dulu, namanya adalah candra. Dia kebetulan juga jurusan PJKR sama sepertiku, bahkan satu kelas denganku.
Aku juga satu kos dengan ketiga teman sekelasku, mereka adalah choirul yang berasal dari blora, junaedi, dan keliq yang sama-sama berasal dari pati.

        Dikos inilah aku menemukan keluarga baru. Biarpun kita berasal dari berbagai daerah yang berbeda, kita saling menghargai, saling membantu, berbagi kesedihan, kebahagiaan, kelucuan dan saling menguatkan dalam banyak hal. Kita berangkat kuliah, pulang kuliah, dan mengerjakan tugas kuliah bersama.

         Setelah memasuki perguruan tinggi aku mulai mengerti, bahwa aku harus melakukan apapun dengan sendiri. Tidak seperti dirumah yang biasanya makan, minum, nyuci piring, nyuci baju, dan kebutuhan lainnya yang sudah di tanggung oleh orang tua. Kita sebagai mahasiswa yang jauh dari orang tua harus melakukan segalanya sendiri. Inilah kesempatan ku untuk merubah kebiasaan, sikap, dan kepribadianku untuk belajar hidup mandiri.

          Perlahan aku mulai biasa utuk melakukan apapun sendiri tanpa orang tua yang biasanya selalu menyiapkan kebutuhanku. Saat itulah aku harus segera menemukan jatidiriku yang sebenarnya. Aku harus rajin belajar dan  lulus dari studiku tepat waktu. Kemudian aku harus berkembang dan mendewasa dengan mapan, supaya aku dapat membantu menyejahterakan dan membahagiakan kedua orang tuaku yang telah merawat, membesarkan, dan menyekolahkanku sampai dengan saat ini.  

          Syukuri semuanya yang telah kau miliki hari ini, hiduplah dengan sebaik-baiknya. Kita sebagai mahasiswa muda harus berani dalam melakukan perubahan. Tidak ada kesuksesan yang dapat diperoleh tanpa adanya perubahan. Berhentilah berkhayal dan mulailah melakukan apapun yang bisa kau lakukan. Kita sebagai generasi muda harus merajinkan diri dalam belajar, mejadi pribadi yang baik sikap & upayanya kepada sesama, dan kesungguhan hati untuk membahagiakan kedua orang tua kita ya.

          Semoga hari ini kita segera merajinkan diri dalam tindakan, agar segera terwujud semua yang kita impikan, dan dapat membahagiakan orang tua dan semua orang yang kita cintai.

lihat video ini ya...



video kelompok (bunga teratai)

Tuhan aku ingin sukses semuda mungkin,
maka damaikanlah masa mudaku,
mapankanlah dewasaku,
cemerlangkanlah karirku,
agar aku segera dapat membantu mensejahterakan masa tua ibu dan ayahku.
Ammiinn....

Terima kasih..
Semoga bermanfaat...!

Senin, 07 November 2016

Gambaran Kehidupanku

Cermin Kehidupan


Kehidupan . . .
apa sih arti kehidupan ini ?
kadang pertanyaan itu terbersit difikiranku
mengapa kita diciptakan;
dengan berbagai macam perbedaan,
dengan berbagai persoalan,
dengan berbagai hambatan,
dengan berbagai kesulitan,
dan ujian yang terus-menerus datang

Hidup ini memang penuh dengan cobaan
hinaan, cemoohan, cacian, dan segala kesulitan
yang  harus kita lewati

Awalnya aku merasa hidupku penuh dengan kepahitan
dengan berbagai permasalahan yang aku alami

Tetapi seiring bertambahnya umurku,
aku mulai sadar,
yang mempunyai masalah bukan hanya aku
semua orang mempunyai masalah,
bahkan mungkin, masalah yang mereka hadapi
lebih berat dari yang aku rasakan

Aku merasa hidupku masih banyak kekurangan
tetapi aku mulai faham,
Tuhan memberikan kekurangan kepada kita
agar kita lebih ikhlas dan mensyukuri anugrah yang telah Dia berikan,
yaitu...kehidupan

 Banyak orang diluar sana,
 untuk mencari sesuap nasi saja
butuh perjuangan
butuh belaskashian

Tempat tinggalpun mereka tak punya,
pakaian seadanya,
tetapi mereka merasa cukup


Banyak diluar sana orang yang lebih susah kehidupannya
tapi mereka menjalani kehidupannya tanpa mengeluh
mereka menjalaninya dengan semangat,
dengan tindakan,
dengan kerja keras,
dengan keikhlasan,
dan rasa syukur

Aku merasa malu dengan mereka
walaupun kehidupan mereka begitu sulit
tapi mereka tetap kuat, tegar dan pantang menyerah
untuk terus menjalani hidupnya   


Sedangkan aku,
biaya kuliah, 
bayar uang kos,
uang untuk makan,
smartphone, laptop, dan
bahkan sepeda motorpun
dengan mudah aku peroleh dari orang tuaku

Dengan fasilitas yang jauh dari kata cukup itu,
tetapi aku masih sering merasa kurang,
mengeluh,
mererengek,
menyepelekan,
  dan sering menyia-nyiakan
apapun yang telah diberikan oleh orang tuaku


Hari ini aku mengerti,
kehidupanku jauh lebih baik dari mereka,
bahkan jauh lebih beruntung

Aku sungguh tak pantas
mengeluhkan segala sesuatu yang telah aku peroleh
dari orang tuaku dengan cuma-cuma

Akhirnya. . .
aku mulai belajar,
untuk mensyukuri kehidupanku
yang tidak banyak orang yang merasakannya

Tuhan telah menganugerahkan kehidupan kepadaku,
semoga kehidupanku akan kugunakan
untuk membahagiakan orang-orang yang aku cintai
dan melakukan  kegiatan yang bermanfaat bagi semua orang.


lihat dan renungilah video berikut ini !





Bersyukurlah kalian . . .
Dengan bersyukur menjadikan kita merasa cukup,
Dengan bersyukur menjadikan kita rendah hati,
Dengan bersyukur menjadikan hati kita damai,
Dan dengan bersyukur menjadikan kita lebih menghargai apapun yang telah kita miliki.

Sudahkah anda bersyukur hari ini ?Jangan lupa bersyukur ya.

Terima kasih. Semoga bermanfaat.